Tak setampan Nabi Yusuf, tak seromantis Nabi Adam, dan tak sebaik Rasulullah.

Ichsan Afriadi

Rasa Itu Anugerah

Ketika sesuatu yang kita rasakan mulai tak jelas arahnya.
Ketika hati yang kita miliki tak tahu siapakah tuan dan Tuhannya.
Ketika...
Entah bagaimana meneruskannya.

Apakah kau tahu?

Setiap rasa yang indah itu adalah suatu anugerah. Rasa ingin memiliki, mengasihi, menyayangi, mencintai pun ialah anugerah yang dari Sang Maha Cinta. Karena semua ciptaan-Nya punya rasa ini, hanya berbeda tingkatannya alias banyak sedikit dan lemah kuatnya rasa itu. Jika rasa itu kuat, maka hasrat untuk memiliki dan takut kehilanganpun amat rekat. Seperti bila terpisah satu hari saja bagai terpisah ribuan waktu dan sang Masa terasa begitu enggan melangkah. Bagaimana jika direnggut orang? Atau terpisah dan mungkin tak akan kembali?

Rasa akan bercahaya dan dihujani cinta ketika ia dialamatkan pada hati yang juga mencinta atas nama keindahan, saling mengerti, saling memiliki dengan ikhlas.

Aku pernah menuliskan, untuk apa kita mengingat masa lalu? Tak kan ada mayat yang telah menjadi sekumpulan tulang kembali hidup dan melangkah bersama, karena ia tak berwujud indah dan hanya membuat rasa takut bagi yang melihatnya.

Kasih sayang Ilahi itulah yang abadi, tak terpungkiri. Ia yang Maha Memiliki masih bisa menahan perih dan sakitnya dikhianati ciptaan-Nya, diduakan, dilupakan, dibohongi.

Tapi Ia Azza Wa Jalla masih tetap sabar menanti untuk kembalinya Sang Hamba dalam dekapan-Nya, tak pernah lelah pintu taubat dan gerbang syurga-Nya menganga. Sekarang bagaimana kita? Aku dan kamu.

Tak ada kata-kata lagi yang bisa kugoreskan saat ini. Karena bagaimana pun sekumpulan kalimat terangkai, ia tak akan bisa menyentuh hati yang memang tak ingin menerimanya.

Kau adalah pemilik hatimu sendiri. Jangan biarkan kekecewaan sesaat menjadikan penyesalan tak berkesudahan. Apa yang terlewati biarkan saja, dan ambil hikmah pelajarannya. Gelas retak takkan terlihat seperti yang lainnya, kecuali ia kan pecah jua nantinya.

Rasakanlah hari indah dari-Nya dengan cara terindah yang Rasul-Nya ajarkan pada kita.

10 comments:

Azizah Ananda

nice post :'')
sedih banget kalo mikirin bahwa ternyata sangat sering saya terkadang lebih mencintai hamba daripada Allah :'(

bundadontworry

apa kabar Ichsan?
wah, kayaknya dah seabad ya bunda gak main kesini :(
semoga Ichsan selalu sehat dan sukses ,aamiin

terimakasih utk tulisan yg menjadi bahan renungan utk diri pribadi bunda .
Semoga kita semua dicintai dan mencintai Allah swt lebih dr apapun di dunia ini, aamiin
salam

MaMa AiNi

salam ichsan..apa khabar?..mama kebandung pada 24/9 lalu..lama mama tak nampak ichsan..sibuk ya?..

Finnita Diendra

nice :)

subhanallah masih ada cwo yg kaya gini,, blognya bagus banget :)

Ban Terbaik di Indonesia GT Radial

anugerah itu dsyukuri sob Ban Terbaik di Indonesia GT Radial semgat terus gan

HariAyie

terima kasih telah mengingatkan saya .. :)

Ichsan Afriadi

Alhamdulillah bunda :)

Jefry

Yups mas,, karena itu rasa ridak boleh diabaikan ya dan patut disyukuri meskipun itu rasa sakit
sukses selalu buat anda

Jefry

Bila rasa itu diambil olehNya maka kita tidak akan dapat menikmati arti hidup itu sendiri
Selalu bersyukur dengan semua rasa yang kita alami di dunia ini sebab rasa itu adalah anugerah..

Anonymous

پکیج تصفیه فاضلاب
پکیج تصفیه فاضلاب بهداشتی