Tak setampan Nabi Yusuf, tak seromantis Nabi Adam, dan tak sebaik Rasulullah.

Ichsan Afriadi

Andai Kamu Tahu

Seperti mimpi ketika aku melihatnya,
Seperti bukan nyata saat ku mengenalnya,
Seperti khayal saat ku melihat senyumnya,
Dan seperti lengkap semua tawa ketika ia ku pinta, dan ia pun menjawab "Iya".

Andai kamu membacanya...
Jemari ini tak ingin lagi mau berkata,
Karena apa yang menjadi cahaya mutiaranya kini tengah terbaring lemah di sana.
Tak ada lagi aksara yang akan keluar dari kediamannya,
Takkan lagi ada goresan yang mampu membuatnya menjadi indah,
Semua karena apa yang menjadi penyemangatnya tengah diam dan bermimpi damai di sana.

Andai kau membacanya...
Aku yang diam di sini belum lagi mampu melihatmu tertawa,
Kini kau pun membungkamkan mulut manismu untuk sementara.
Tawamu yang hangat, 
Dan renyah lucu suara manjamu sedang lemah tertatih di sana.
Apa yang bisa ku buat, 
Hanyalah berdoa semoga Allah Azza wa Jalla berkenan membuatmu kembali ke dunia di mana kita bisa bertukar canda.

Andai kamu tahu...
Tak perlu ditanyakan rinduku yang ada padamu,
Tak perlu ditanyakan apa yang mampu ku korbankan demimu,
Tak perlu juga ditanyakan apa yang mampu ku lakukan untukmu.

Sekalipun apa yang tertera mebebaniku,
Kan kupastikan selama nafas pinjaman Allah bersamaku.
Selama itu pula keinginanku menyempurnakan separuh agama bersamamu kan ada selalu.

Andai kamu tahu...
Aku rindu semua yang ada padamu.

15 comments:

NURUL NAJWA

wahh.. sungguh puitis.. :D

ucu keyna

aiwah..
mantop dik :)

ChaCha

ichsan...cukup indah...ternyata rindunya kamu pd dia :)

SI GADIS AYU ADRIANA

love ur entry..
touch my heart...

adibey

keren sob, puitis abis..

semoga dia membaca ya sob... heee

MaMa AiNi

puisi di pagi jumaat !!!..he.2x mama like..

sally atikah

:')

.faney.

indah ! :')

sweet strawbery

puitis sekali =)

rydho

wah ternyata agan bener2 jago bikin puisi...salut...

glesson

master jg ya sob buat puisi,, :)

top mp3

wah bisa terpikat nih cew2 klo baca nh puisi ente sob...

myheart_sick

nice TT

Anonymous

KEREN....
andai kamu tahu...
bagian yg "ingin menyempurnakan setengah dien"
Saya belajar dr Ichsan yang lebih muda...

Mista Zam

youre da best! sgt puitis.. i wish i can express like this